*Dari Sampah ke Fashion: Pemanfaatan Limbah Plastik Kemasan Kopi Menjadi Tas*
Indonesia adalah salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia. Seiring naiknya budaya ngopi dan bisnis kopi kemasan, limbah plastik kemasan kopi juga ikut menumpuk. Kantong kopi aluminium foil, zipper, dan plastik laminasi ini sulit terurai sampai ratusan tahun.
Tapi tunggu dulu. Limbah yang selama ini dianggap sampah ini ternyata bisa disulap jadi produk bernilai: *tas*. Inilah bentuk nyata _upcycling_ - mengubah sampah jadi barang yang fungsinya lebih tinggi.
*1. Kenapa Harus Kemasan Kopi?*
Kemasan kopi punya 3 karakter yang cocok untuk jadi tas:
1. *Kuat & Tahan Air*
Kemasan kopi biasanya pakai bahan aluminium foil + plastik laminasi. Anti air, nggak mudah sobek.
2. *Warna & Desain Unik*
Tiap brand kopi punya desain kemasan beda-beda. Hasil tas jadi punya motif _patchwork_ yang nggak ada duanya.
3. *Jumlahnya Banyak*
Kedai kopi, roastery, sampai penikmat kopi rumahan menghasilkan limbah ini setiap hari. Bahan bakunya gratis.
Data: 1 kg kemasan kopi bekas bisa menghasilkan 3-4 buah pouch atau 1 buah totebag ukuran sedang.
Ditangan orang yang tepat, sampah dapat menjadi barang yang bernilai.

EmoticonEmoticon